Restorasi Hutan
Restorasi ekosistem hutan pada skala besar belum pernah dilakukan, sehingga inisiatif ini memerlukan mengembangkan berbagi teknik dan pendekatan baru. Aturan pertama restorasi adalah mencegah degradasi lebih lanjut dimana upaya awal kami difokuskan untuk itu. Sementara hal ini masih menjadi tantangan, perkembangan dari upaya yang telah kami capai memungkinkan kami untuk melakukan aktivitas praktik restorasi. Dalam pengembangan strategi restorasi hutan, Harapan Rainforest memerlukan bantuan, panduan dan dukungan dari mitra kami, Unit Penelitian dan Restorasi Hutan (FORRU) dari Universitas Chiang Mai, Thailand. FORRU telah memiliki pengalaman bertahun-tahun dalam melakukan aktivitas restorasi habitat yang terdegradasi dan telah menulis buku "How to plant a forest". Kami telah menterjemahkan buku ini ke dalam bahasa Indonesia dan saat ini kami mengadopsi kerangka pendekatan jenis yang dilakukan oleh FORRU untuk diterapkan pada kondisi hutan Harapan Rainforest. Pada tingkat makro kami menggunakan Sistem Informasi Geografis (GIS), citra satelit, dan pengecekan lapangan (ground truthing) untuk mengidentifikasi dan membuat klasifikasi berbagai tipe hutan yang teradapat di wilayah Harapan Rainforest berdasarkan tutupan habitat dan komposisi jenis. Informasi ini akan digunakan untuk menetukan wilayah hutan mana yang tepat untuk pendekatan restorasi hutan spesifik. Empat strategi penanaman hutan kembali tersebut adalah:
- Membiarkan wilayah hutan tidak terganggu agar proses regenerasi alami dapat berlangsung (untuk wilayah hutan
yang memiliki keragaman hayati dan tutupan vegetasi baik). - Membantu regenerasi alami (memotong jenis tumbuhan pengganggu tertentu agar jenis-jenis pohon penting dapat tumbuh).
- Penanaman dengan pengayaan (ketika kelompok jenis tertentu telah hilang, jenis pohon tertentu akan ditanam agar tercipta habitat yang lebih beragam).
- Penanaman jenis kunci (metode ini dikembangkan oleh FORRU untuk wilayah yang rusak parah dimana beberapa jenis kunci tertentu dipilih dan ditanam karena pohon-pohon ini dapat menarik berbagai jenis satwa penyebar biji-bijian.
Pada saat ini, tim restorasi hutan telah terlibat dalam berbagai tugas meliputi:
- Pengembangan keterampilan dan kapasitas yang diperlukan di masa mendatang.
Melaksanakan inventarisasi jenis pohon dan mencatat kelimpahannya di dalam kawasan Harapan Rainforest.- Pemantauan fenologi (waktu berbunga dan berbuah) berbagai jenis pohon di wilayah hutan berbeda.
- Penggumpulan biji-bijian untuk diitanam di fasilitas pembibitan.
- Perawatan dan pemantauan biji dan benih yang ditumbuhkan di fasilitas pembibitan.
- Penanaman bibit dari fasilitas pembibitan pada plot tertentu dalam kawasan.
Kami berharap tehnik-tehnik untuk restorasi hutan skala besar akan dapat dikembangkan dalam beberapa tahun ke depan di Harapan Rainforest dan akan menjadi contoh baik proses restorasi dan pengeloaan hutan sehingga dapat diterapkan di seluruh Indonesia bahkan secara global.

Watch our film on youtube!


